468x60 Ads

PENGANTAR ILMU PERTANIAN



PENGANTAR ILMU PERTANIAN

I. Defenisi pertanian
            Pertanian adalah suatu jenis kegiatan produksi yang berlandaskan proses pertumbuhan dari tumbuh-tumbuhan dan hewan-hewan.dalam arti luas pertanian adalah pengolahan tanaman,ternak,dan ikan agar memberikan suatu produk.sedangkan dalam arti terbatas pertanian adalah pengolahan tanaman dan lingkungannya agar menghasilkan suatu produk.
            Pengertian pertanian juga dapat diringkas menjadi:
1.      Proses produksi
2.      Petani atau pengusaha
3.      Tanah tempat usaha
4.      Usaha pertanian (farm business)
II. Sejarah singkat pertanian
            Kapan ilmu pertanian itu ada, tidak dapat diketahui dengan pasti,yang jelas tidak bersamaan dengan sdanya manusia di dunia.
Sejarah pertanian didunia,para ahli prasejarah umumnya mengatakan bahwa pertanian itu berkembang dari kebudayaan di daerah “bulan sabit yang subur” yaitu di daerah Timur Tengah yang meliputi daerah lembah sungai tigris dan eufrat terus memanjang ke barat hingga ke daerah suriah dan yordania sekarang.Buktinya yaitu dijumpai menunjukan adanya budi daya tanaman biji-bijian ,polong-polongan,dan alat pengolahnya di kawasan “bulan sabit yang subur “ tersebut.
            Sedangkan di Indonesia,pertanian telah dikenal sejak zaman prasejarah yang dibuktikan dengan penemuan-penemuan peninggalan purbakala.Bersamaan juga dengan ditemukannya manusia tertua (phytecantrophus erectus javanicus),yang diperkirakan telah hidup pada awal sejarah di trauma Negara,jawa barat.
            Dahulu manusia  dalam memenuhi kebutuhan hidupnya,cukup dengan mengambilnya di alam,dalam proses pencariannya dilakukan kan dengan cara berpindah-pindah .Kemudian timbulah masalah dimana jumlah ketersediaan makanan tidak seimbang dengan manusia yang semakin banyak.Hingga pada akhirnya manusia mulai berfikir bahwa tanaman/sumber makanan itu tumbuh dan berkembang,dan pastinya mempunyai bibit,dan kemudian itulah yang dijadikan masukan yang diproses dan menghasilkan produk.
III. Pertanian sebagai sumber kehidupan
            Pertanian ,sejak dulu merupakan sektor ekonomi dalam pembangunan yang utama dinegara berkembang.hal ini disebabkan oleh beberapa faktor,yaitu sektor pertanian:
1.      Sumber persediaan bahan makanan dan bahan mentah.
2.      Tekanan-tekanan demokratis di negara berkembang yaitu meningkatnya pendapatan pendudk,menyebabkan kebutuhannya terus maningkat
3.      Dapat menyediakan faktor untuk ekspansi sector industri,berwujud modal,tenaga kerja,dan bahan mentah.
4.      Basis hubungan pasar dalam proses pembangunan.
5.      Sumber foreign-exchange untuk input pembangunan sumber pekerjaan dan pendapatan penduduk di Negara berkembang yang hidup di pedesaan.
Pertanian sebagai sumber kehidupan berkaitan dengan:
a.       Pertanian sebagai proses produksi,maksudnya pertanian menghasilkan bahan pangan,ternak,produk,agroindustri dengan cara memanfaatkan SDA,tumbuhan,hewan,modal,teknologi dll.
b.      Pertanian sebagai profesi,kegiatan pertanian msmbutuhkan keahlian.sebagai profesi contohnya petani,kegiatan pertanian sendiri mensyaratkan berbagai keahlian khusus seperti rekayasa biologi,penggunaan peralatan,managemen dan aneka jasa dll.
c.       Pertanian sebagai proses perubahan social budaya,perilaku masyarakat agraris lebih mengutamakan kebersamaan meskipun perlahan-lahan berubah menjadi warga dengan system pengupahan tenaga kerja dari gotong royong jadi pemberian upah,system bawon menjadi rijid.
 IV. Pengelompokan ilmu pertanian
            Ilmu pertanian dikelompokan menjadi kelompok-kelompok ilmu yang mempelajari kelompok faktor iklim,gangguan,dan esensil.
Pengelompokan ilmu-ilmu pertanian yang mempelajari:
1.      Faktor iklim,misalnya meteorologi,klimatologi,dan ilmu peramalan cuaca.
2.      Faktor gangguan,misalnya ilmu hama tumbuhan,ilmu gulma,dan ilmu penyakit tumbuhan.
3.      Faktor esensil,misalnya fisiologi tumbuhan,ilmu pengairan dan drainase,ilmu tanah,dan ilmu pemupukan.
4.      Faktor bahan tanaman,misalnya botani ilmu genetika,statistika,ilmu rancangan percobaan,ilmu seleksi tumbuhan,ilmu pemuliaan tanaman,dan daya tumbuh.
5.      Faktor pengolahan,teknologi hasil pertanian,mikrobiologi,biokimia,ilmu mesin,dan alat-alat pertanian.
6.      Faktor penyimpanan,misalnya fisiologi lewat panen,ilmu hama gudang,dan ilmu penyakit pasca panen.
7.      Faktor pemasaran/ekonomi,misalnya ilmu ekonomi pertanian,ilmu koperasi,dan ilmu pemasaran.

0 komentar:

Posting Komentar